JAKARTA, SABANAPEDIA.COM - Beredar video di media sosial yang memperlihatkan kegiatan sidang kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) berujung ricuh, pada Selasa, 14 April 2026 dini hari.
Dalam unggahan Instagram @depok24jam, pada hari yang sama, dilaporkan sebanyak 16 mahasiswa yang diduga terlibat dalam grup chat bermuatan pelecehan dihadirkan dalam forum terbuka sekitar pukul 01.30 WIB.
"Kehadiran mereka memicu reaksi keras dari massa mahasiswa yang telah berkumpul sejak malam," tulis postingan tersebut.
Pada video yang beredar, suasana sempat memanas saat para peserta mencoba mendekat, merekam, dan melontarkan kecaman.
"Meski para terduga masuk melalui pintu belakang, identitas mereka tetap terungkap di dalam forum," terangnya.
Baca Juga: Balap Liar di Jakarta Pusat Ricuh, Warung Dijarah Hingga Warga Terluka Kena Sajam
Atas kasus ini, pihak BEM FH UI menyatakan forum ini menjadi ruang pertanggungjawaban moral.
Para mahasiswa yang terlibat diminta mengakui perbuatan, tidak menunduk, serta menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada korban.
Hingga kini, kasus tersebut masih dalam proses penanganan dan terus menjadi perhatian publik.
Lantas, bagaimana awal mula kasus dugaan pelecehan oleh 16 mahasiswa FH UI ini mencuat di media sosial? Begini ceritanya.
Baca Juga: STISPOL Wira Bhakti Resmi Membuka Pendaftaran Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027
Bermula dari Dugaan Chat Grup Mesum
Sebelumnya diketahui, kasus ini mencuat ke permukaan usai beredarnya tangkapan layar percakapan atau chat grup yang diduga berisi narasi pelecehan seksual terhadap perempuan oleh akun X @sampahfhui.
"Sakit banget lihat ada grup chat anak FH UI yang tiap hari isinya ngelecehin dan objektifikasi perempuan," demikian tertulis dalam postingan tersebut.
"Lebih parahnya lagi, banyak anggotanya petinggi organisasi fakultas, ketua angkatan, bahkan ada yang lagi nyalon jadi ketua pelaksana ospek," tambahnya.
Artikel Terkait
Jadi Saksi Kematian RT, Ibu Angkat di Timor Tengah Selatan Teteskan Air Mata di Ruang Sidang
Ini Profil Liliek Prisbawono Adi, Hakim Konstitusi Baru yang Dilantik Prabowo Gantikan Anwar Usman
Tolak Ikut Bagikan Ompreng MBG, Guru SMA di Sukabumi Ini Tegaskan Tugasnya Adalah Fokus Mengajar
Update Insiden Mobil Tabrak Warung Nasi Goreng di Garut Kota, Pedagangnya Meninggal Dunia
Buka Raker Pamong Praja dan Musrenbang Kabupaten, Bupati Sumba Timur: Tidak Ada yang Bisa Kerja Sendiri