• Sabtu, 18 April 2026

Warga Kelurahan Taubneno, Dikejutkan dengan Penemuan Mayat Laki-laki, Ini Kronologi dan Identitasnya

.
Yentri Hauteas, SabanaPedia.com
- Selasa, 14 April 2026 | 13:26 WIB
Anggota Iden Satreskrim Polres TTS mengangat jenazah yang ditemukan di Kelurahan Taubneno untuk proses pemeriksaan. (Dokumentasi_Tim)
Anggota Iden Satreskrim Polres TTS mengangat jenazah yang ditemukan di Kelurahan Taubneno untuk proses pemeriksaan. (Dokumentasi_Tim)

SOE, SABANAPEDIA.COM - Masyarakat di RT 7 RW 3 Kelurahan Taubneno, Kecamatan Kota Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan digegerkan dengan penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki.

Mayat berjenis kelamin laki-laki ini diduga berusai lebih dari 60 tahun dan ditemukan di sebuah rumah kosong, tepat di sisi kiri Kantor Bank BRI Cabang SoE.

Penemuan ini terjadi sekitar pukul 16.36 wita, pada Jumat, 10 April 2026, dimana warga setempat melaporkan penemuan mayat ini kepada pihak kepolisian.

Informasi yang dihimpun sabanapedia.com dari berbagai sumber menyebutkan, penemuan jenazah ini pertama kali diketahui oleh warga yang hendak ke lahannya.

Baca Juga: Gubernur Aceh Ungkap Kendala Kinerja Tim Pendeteksi Mayat Korban Banjir Aceh dari China

Warga bernama Fatrolin Otu tersebut kemudian mencium bau menyengat dari rumah kosong yang ada di sisi lain lahannya dan karena curiga langsung melaporkannya ke Ketua RT setempat dan Babhinkamtibmas.

Kapolres TTS AKBP Hendra Dorizen, melalui Kasat Reskrim AKP I Wayan Pasek Sujana menuturkan, pihaknya kemudian langsung turun ke lokasi dan melakukan olah TKP.

Jenazah almarhum kemudian dilakukan pemeriksaan luar (visum et repertum) oleh tim medis dari RSUD SoE dan dinyatakan almarhum diduga telah meninggal tiga hingga empat hari sebelum ditemukan.

Hal ini dikarenakan kondisi jenazah yang ditemukan sedang berada diatas tempat tidur di sebuah kamar bangunan kosong tersebut saat ditemukan telah mengalami pembusukan.

Baca Juga: Polisi Temukan Tanda Kekerasan pada Mayat Perempuan dalam Drum di Kali Cisadane

Mengenai identitas almarhum, akhirnya diketahui bernama Yefta Beliu yang diperoleh dari Wempi Beliu yang merupakan Kepala Desa Basmuti, Kecamatan Kuanfatu, Kabupaten TTS.

Wempi menuturkan, Yefta Beliu merupakan warga Desa Basmuti, namun sudah lama tinggal di Kota SoE dan tidak kembali ke Desa Basmuti.

Wempi kemudian menyampaikan informasi ini kepada keluarga almarhum sehingga keluarga langsung berangkat ke Kota SoE untuk mengurus jenazah almarhum.

Keluarga kemudian menyatakan menerima kematian almarhum sebagai musibah sehingga menolak dilakukan autopsi dan menerima jenazah almarhum untuk diurus pengebumiannya.***

 

Editor: Yentri Hauteas

Sumber: sabanapedia.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X