BANDUNG, SABANAPEDIA.COM - Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, menuai sorotan di media sosial.
Hal itu lantaran muncul dugaan makanan yang tidak layak konsumsi saat dibagikan kepada para siswa SMPN 1 Dayeuhkolot, pada Selasa, 7 April 2026.
Dalam unggahan Instagram @maju.idn, yang dilansir sabanapedia.com, Jumat, 10 April 2026, dilaporkan, kasus ini mencuat setelah beredarnya video di grup WhatsApp warga yang memperlihatkan sejumlah siswa SMPN 1 Dayeuhkolot mengembalikan paket makanan.
Dalam video tersebut, siswa mengeluhkan aroma tidak sedap dari makanan yang diterima.
"Bau kelek (ketiak)," begitu kata sejumlah siswa SMPN 1 Dayeuhkolot di lokasi.
Baca Juga: Video Joget-jogetnya Viral di Medsos, Mitra MBG Hendrik Irawan Laporkan 2 Akun Instagram ke Polisi
Usut punya usut, makanan tersebut diketahui berasal dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Citeureup yang berlokasi di Jalan Pasigaran, Citeureup, Bandung.
Lantas, bagaimana kronologi aksi para siswa SMPN 1 Dayeuhkolot yang mengembalikan ompreng-ompreng MBG yang sempat dibagikan di sekolahnya? Begini ceritanya.
Berdasarkan laporan di lapangan, menu-menu MBG yang dibagikan saat kejadian diduga meliputi nasi putih, ayam rendang, tempe orek, acar timun wortel, serta buah melon.
Diketahui, program MBG di wilayah ini menyasar sebanyak 2.874 penerima manfaat.
Hal tersebut terdiri dari pelajar berbagai jenjang pendidikan serta masyarakat melalui layanan posyandu.
SPPG Citeureup Disidak
Menindaklanjuti laporan tersebut, unsur Forkopimcam Dayeuhkolot langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dapur SPPG.
Sidak itu dipimpin oleh Camat Dayeuhkolot Asep Suryadi, bersama Kapolsek Dayeuhkolot, AKP Triyono Raharja, Babinsa Koramil 2407 Asep Sopian, serta perwakilan pemerintah desa.
Artikel Terkait
Diduga Sebagai Teknologi Maritim Buatan China, Benda Mirip Torpedo yang Ditemukan di Gili Trawangan Kini Ditangani TNI AL
Minta Cuti Karena Orang Tuanya Sakit, Karyawan Mie Gacoan Malah Diminta Resign Oleh Supervisor
DPRD Apresiasi Prosesi Paskah Pemuda Kristen Kupang sebagai Ruang Kesaksian Publik
Kukuhkan Bunda Literasi, Bupati TTS, Edward Markus Lioe Tegaskan Peningkatan Sumber Daya Manusia
Luncurkan STID dan Simon TKBM, Pelabuhan Waingapu Jadi yang Pertama di Nusa Tenggara Timur