• Sabtu, 18 April 2026

Komper GKS Payeti Rayakan Natal di Kambaniru Beach Hotel

.
Jumal Hauteas, SabanaPedia.com
- Kamis, 8 Januari 2026 | 22:54 WIB
Komper Lingkungan B GKS Payeti foto bersama para pelayan pada saat perayaan Natal bersama di Kambaniru Beach Hotel. (sabanapedia.com/jumal)
Komper Lingkungan B GKS Payeti foto bersama para pelayan pada saat perayaan Natal bersama di Kambaniru Beach Hotel. (sabanapedia.com/jumal)

WAINGAPU, SABANAPEDIA - Komisi Perempuan (Komper) GKS Payeti merayakan Natal bersama tahun 2025 di Kambaniru Beach Hotel.

Acara perayaan Natal yang berlangsung Rabu 7 Januari 2026 ini menggunakan konsep outdoor dan mengambil area dekat kolam renang sebagai lokasinya.

Pantauan sabanapedia.com, acara perayaan natal Komper GKS Payeti ini dihadiri oleh para pelayan GKS Jemaat Payeti.

Diantaranya Pdt. Fandrian Nggala Hukapati, Pdt. Yuliana Ata Ambu, Pdt. Lusandri Karanggulimu, Pdt. Lastri Rosebeth Agustaf, Guru Injil Lodowik Migue dan Guru Injil Orpa Analadji.

Acara Natal bersama ini diawali dengan sesi foto bersama para pelayan dengan ibu-ibu Komper berdasarkan lingkungan dari lingkungan A hingga lingkungan F.

Baca Juga: Yosef Lede Sebut Kabupaten Kupang Telah Capai Swasembada Pangan, Ada Lagi Target Besar Ini yang Ingin Dicapai

Pendeta Lastri Rosebeth Agustaf sebagai Pendeta koordinator Komper, dalam khotbahnya mengisahkan kisah malam Natal di Jerman Timur saat perang antara Jerman Barat dan Jerman Timur.

Dikisahkan, malam Natal yang terjadi di sebuah keluarga yang harus kehilangan sosok seorang suami dan ayah karena menyembunyikan beberapa Alkitab.

Ibu bernama Grate bersama dua anaknya harus menjalani malam Natal tersebut hanya dengan nyala sebatang lilin kecil tanpa makanan.

Walau demikian, keyakinan akan keselamatan yang datang dari Tuhan melalui Bayi Natal yang lahir di Betlehem dan diperingati melalui perayaan Natal itu tetap berjalan khusuk.

Di tengah keheningan dan suara kecil mereka menyanyikan lagu Natal, justru hadir seseorang yang tidak mereka kenal yang membawakan sebuah Alkitab baru untuk dibaca bersama di malam Natal saat itu.

Baca Juga: Perjuangan Salurkan Bantuan, Sejumlah Relawan Jatuh dan Hanyut di Sungai saat Tali Jembatan Desa Reje Payung Aceh Tengah

Tidak hanya Alkitab yang dibawa, tetapi tamu tidak dikenal itu juga membawa beberapa potong roti yang kemudian menjadi bagian dari perayaan natal bagi keluarga Grate.

Kisah nyata kehadiran Tuhan bagi keluarga Grate di malam Natal itu, menurut Pendeta Lastri,enegaskan bahwa lahirnya Bayi Yesus di Betlehem tidak hanya memberikan kehangatan bagi keluarga Yusuf dan Maria saat itu.

Namun juga hadir dalam keluarga Ibu Grate di Jerman Timur dan terus hadir bagi setiap keluarga di masa kini dan masa yang akan datang.

Halaman:

Editor: Jumal Hauteas

Sumber: sabanapedia.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X